Produk Hasil Olahan, Sasaran Pemakaian Lokal / Eksport / Import dan Sistem Pemasaran Produk UPT BPPTK LIPI (YOGYAKARTA)

Produk Hasil Olahan, Sasaran Pemakaian Lokal / Eksport / Import dan Sistem Pemasaran Produk UPT BPPTK LIPI

Beberapa produk dengan bahan bakar alam seperti estilat sirih, pati bengkoang tepung mengkudu tanpa biji, tepung jahe, dan lain-lain telah dibuat dengan memanfaatkan peralatan yang dimiliki UPT BPPTK LIPI Yogyakarta Produk-produk tersebut telah diperkenalkan melalui kerjasama dengan pengusaha swasta yang bergerak dalam bidang pemasaran untuk memenuhi permintaan pasar di luar negeri.

  1. Produk Kemasan Kaleng

Penelitian tentang pembuatan produk dalam kemasan kaleng telah berlangsung cukup lama. Hasil yang telah diperkenalkan meliputi kalengan masakan tempe ( kari dan Bacem) , baby corn nanas, cocktail, salalq telur puyuh (kari), terong (balado), dan lain- lain. Merk untuk produk- produk ini ditetapkan  dengan nama “LIPICO”. Kapasitas terpasang untuk satuan peralatan pengalengan “Canning Line” yang telah siap dioperasikan sampai saat ini mencapai 1000 kaleng per hari. Pengenalan produk ini telah sampai ke pasar inggris melalui jasa perantara swasta.

  1. Produk Jamur dan Olahannya

Walaupun kegiatan penelitian produksi jamur terutama jamur tiran relative belum lama tetapi sampai saat ini telah berhasil dibuat contoh produk jamur dalam kemasan botol dan kaleng serta diolah menjadi beberapa olahan lain seperti sosis jamur, nugget jamur, abon jamur dan bakso jamur. Selain pengolahan produk UPT BPPTK LIPI juga menyediakan bibit jamur tiram bermutu dalam botol dan log bag.

  1. Bahan Makanan Campuran

Pengembangan formula makanan berbasis tempe oleh UPT BPPTK LIPI untuk perbaikan gizi anak balita dan usia sekolah dasar juga telah berlangsung lebih dari 10 tahun. Hasil yang diperoleh sampai saat ini yang telah dikenal masyarakat alam bentuk formula tepung bahan makanan campuran (BMC) dan biscuit tempe. Rintisan kerjasama telah dilakukan dalam pengembangan dan pemasaran tepung BMC ini yaitu antara lain dengan PEMDA DKI melalui LSM.

PRODUK :

A . BMC TEMPE

Tepung BMC Tempe merupakan tepung campuran dari tepung tempe dan bahan lokal lainnya (tepung beras, tepung kacang hijau dll). Tepung BMC Tempe ini dapat dibuat menjadi produk makanan (kudapan) yang dapat digunakan dalam Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak usia sekolah maupun balita. Kudapan yang dibuat dari BMC Tempe, dinyatakan telah memiliki nilai gizi sesuai dengan persyaratan program PMT-AS (Inpres No.1 Tahun 1997 ayat III) yaitu mengandung 300 Kal dan 5 g protein. Produk BMC Tempe ini telah digunakan untuk memperbaiki keadaan gizi anak sekolah maupun balita. Implementasi BMC Tempe sebagai Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) telah dilakukan di Sekolah Dasar di daerah Gunungkidul. Sedangkan PMT untuk balita telah dilakukan di wilayah Cipete, Jakarta Selatan dan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kandungan zat gizi dalam 100 g Tepung BMC Tempe yaitu energi 375 Kal, protein 16%, lemak 2,5%, karbohidrat 71,7%, vitamin B1, B2, B12, zat besi, kalsium, dan kalium.

B . MAKANAN TRADISIONAL DALAM KALENG

Kecenderungan masyarakat saat ini adalah menyukai makanan tradisional yang menarik, enak, praktis, siap dikonsumsi dan bergizi tinggi. Unit Program Pangan di UPT BPPTK LIPI mencoba merespon keadaan tersebut dengan membuat makanan tradisional siap santap dalam kemasan kaleng, yaitu gudeg, sayur lombok ijo, mangut lele, dan tempe kari.

Proses pengalengan dilakukan secara higienis dengan menggunakan peralatan modern yang telah menerapkan Good Manufacture Process (GMP) atau cara produksi pangan yang baik (CPPB) sehingga tidak menggunakan bahan pengawet. Selain itu bahan pembuatan bumbu di gunakan bumbu-bumbu segar untuk menjamin keawetan dan rasa yang dihasilkan adalah benar-benar rasa tradisional hasil racikan bumbu tanpa bahan penyedap makanan atau monosodium glutamat (MSG).

C . QOIR (Sari Tempe Kental Manis)
Masuk dalam buku 100 Inovasi Indonesia

Tempe telah menjadi konsumsi sehari – hari di masyarakat Indonesia namun kurang  praktis dalam proses penyajiannya karena harus digoreng atau dimasak terlebih dahulu, UPT BPPTK – LIPI Yogyakarta telah berhasil membuat sari tempe kental manis dan telah dikemas dalam kemasan kaleng yang dapat dikonsumsi sebagai minuman seduh. Produk ini telah dipatenkan dengan nama produk sari tempe kental manis.

UPT BPPTK – LIPI telah melakukan penelitian, mengembangkan teknologi pembuatan sari kental tempe manis  dan proses produksinya dilakukan secara higienis, mengikuti kaida-kaida proses pangan yang benar dan aman tidak merusak senyawa yang berharga  yang terkandung dalam bahan tersebut, hal ini dimaksudkan untuk menjamin produk yang dihasilkan berkualitas baik dan stabil. Makanan ini memiliki rasa  yang khas, daya simpan cukup tinggi, yaitu 2 tahun.

D . ABON IKAN TUNA

Abon ikan tuna terbuat dari ikan tuna ditambah bumbu-bumbu tanpa bahan pengawet dengan komposisi 90% ikan tuna dan 10 % bumbu. Dengan proses produksi yang higienis, kualitas ikan tuna yang baik dan tanpa bahan pengawet abon ikan tuna terjamin keamanan dan mutu produknya. Abon Ikan Tuna tersedia dalam kemasan 100 gram dengan harga yang terjangkau.

E . SALE PISANG UNTIR

Salah satu sumber daya pertanian yang potensial untuk produk pangan adalah pisang, karena merupakan komoditi pertanian yang mudah dibudidayakan. Dengan potensi pisang yang cukup berlimpah, maka dikembangkan diversifikasi produk pisang menjadi sebuah inovasi produk pangan baru dengan kelebihan bentuk yang unik yaitu dengan mengolahnya menjadi sale pisang untir. Produk ini enak dan sehat (tanpa bahan pengawet). Sale pisang yang dilapisi untiran di lapisan luar menjadikan kenampakan produk lebih menarik, dan berbeda dari sale pisang biasanya. Komposisi Gizi Sale Pisang Untir per 100 g adalah kadar karbohidrat 68,58%; serat kasar 7,76%; lemak 11,32%; protein 2,40%; kadar air 8,36%; kadar abu 1,58%.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: